FA Larang Dinding Perimeter Keras Setelah Tragedi Billy Vigar

Asosiasi Sepak Bola Inggris () telah mengambil langkah signifikan dengan melarang penggunaan dinding perimeter dari bata, blok beton, atau bahan keras lainnya di sekitar lapangan. Keputusan ini diambil setelah melakukan tinjauan menyusul kematian tragis mantan pemain akademi Arsenal, Billy Vigar, yang berusia 21 tahun. Vigar mengalami cedera otak serius setelah bertabrakan dengan dinding beton saat berlaga untuk Chichester City di liga ketujuh sepak bola Inggris.

Insiden ini terjadi dalam pertandingan melawan Wingate & Finchley, dan setelah kematian Vigar, klub Wingate & Finchley segera memulai proses penghancuran dinding perimeter beton di Stadion Maurice Rebak mereka. FA kemudian meluncurkan tinjauan mendalam mengenai keselamatan dinding perimeter dan batas lapangan di sistem Liga Nasional, bekerja sama dengan liga, klub, dan pemangku kepentingan terkait.

Tinjauan yang dilakukan oleh para ahli kesehatan dan keselamatan independen ini menyimpulkan bahwa dinding perimeter yang keras tidak akan diperbolehkan dalam Kriteria Akreditasi Stadion FA untuk musim 2026-27 mendatang. Larangan ini akan berlaku untuk semua lapangan dalam Sistem Liga Nasional untuk pria (Langkah 1-6) dan Liga Nasional Wanita (tingkat 3-4).

“Setiap dinding keras yang sudah ada harus segera dihapus atau dilindungi dengan perlindungan yang sesuai jika tidak bisa dihapus karena alasan struktural,” demikian bunyi pernyataan FA pada hari Jumat. FA juga menegaskan bahwa tindakan harus diambil oleh klub-klub di level ini sebagai akibat dari perubahan ini.

Pernyataan tersebut menambahkan bahwa dinding yang ada harus dihilangkan “secepat mungkin” atau ditutupi dengan perlindungan yang sesuai hingga dapat dihapus. Untuk mendukung inisiatif ini, FA dan Liga Premier berencana memberikan dana untuk memfasilitasi perubahan-perubahan ini, yang akan dikelola oleh Dana Stadion Liga Premier. Tahap awal program ini sudah dimulai, dengan FA berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada klub-klub yang terlibat dalam proses ini.

Tragedi Billy Vigar bukanlah satu-satunya dalam dunia sepak bola. Pada tahun 2015, Ben Hiscox, yang berusia 30 tahun, juga kehilangan nyawa setelah bertabrakan dengan dinding klub saat bermain dalam pertandingan amatir di Stoke Gifford, dekat Bristol. Banyak pemain lain yang mengalami cedera serius, mulai dari patah tengkorak hingga pendarahan di otak. Alex Fletcher dari Bath City, misalnya, mengalami patah tengkorak setelah menabrak papan iklan beton saat bertanding pada November 2022.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Navigation